Saturday, October 31, 2009

Biaya Administrasi Tabungan Udah Ngga Jaman Lagi

Cash Back Bukan Cuma Untuk Yang Berduit

Komentar dari temen² pembaca di tulisan ttg Danamon Lebih mengusik saya. Ilustrasi yang saya sajikan di tulisan tersebut adalah untuk potensi perolehan maksimal cash back. Akibatnya, nominal yang terlibat terlihat sangat besar. Saya mengilustrasikan memutar uang satu juta rupiah per bulan menggunakan kartu debet Danamon, angka yang buat belanja bulanan saya sendiri juga sepertinya ngga akan segitu gedenya. :-)

I wrote that on the sole purpose of making an impact. Memancing keingintahuan temen² untuk berdiskusi lebih lanjut.

Tapi apakah tabungan ini hanya akan bermanfaat untuk nominal besar?

Tidak.

Justru kalo isi rekening tabungan Anda terbatas, segera lah pindah dari tabungan yang masih mengenakan iuran bulanan ke tabungan² bebas biaya yang belakangan ini mulai banyak ditawarkan. They are ripping you off!

Perbandingan Hasil Tabungan Dengan dan Tanpa Biaya Administrasi
Untuk ilustrasi kali ini, saya akan membandingkan 3 tabungan:

  1. Tabungan konvensional. Suku bunga tahunan 4%, biaya administratif Rp 9,000/bulan
  2. Tabungan bebas biaya, tanpa cash back. Suku bunga tahunan 1.5%, biaya administratif Rp 0/bulan
  3. Tabungan bebas biaya, dengan cash back. Suku bunga tahunan 1.5%, biaya administratif Rp 0/bulan, cash back 5%

Asumsi awalnya sama, semua tabungan mulai dengan rekening awal Rp 1jt dengan setoran rutin Rp 100rb/bulan.

Namun ada sedikit perbedaan untuk tabungan ketiga. Setoran awal 1.2jt yang langsung digunakan untuk belanja di bulan itu juga Rp 200rb (utk bisa memenuhi syarat minimum transaksi). Setoran bulan² berikutnya Rp 300rb tapi karena dipotong belanja rutin bulanan Rp 200rb, jumlah efektif yang masuk tabungan sama seperti yang lain yaitu Rp 100rb.

Perhitungannya dapat dilongok di sini.

Hasil Perhitungan - Jauhi Tabungan Dengan Biaya Administrasi!

Hasil akhirnya di bulan ke 12 saya singkat sebagai berikut:

  1. Konvensional, total saldo : 1,948,305.31
  2. Tanpa Biaya Administrasi, total saldo : 2,018,214.34 (69,909.03 +3.59%)
  3. Tanpa Biaya Administrasi + cash back : 2,118,778.72 (170,473.41 +8.75%)

Jadi, terlihat kan jahatnya biaya administrasi bulanan tabungan itu? Meskipun tabungan ke 2 suku bunga tahunannya jauh lebih kecil (1.5% dibanding 4%), hasil efektif yang kita terima akan lebih besar jika tanpa dipotong biaya administrasi. Tanpa kita sadari, biaya itu akan terus menerus menggerus saldo bulanan kita.

Apalagi nanti kalau dibandingkan dengan tabungan bebas biaya lain yang imbal hasilnya lebih besar! ;-)
Saya sedang menggali informasi tentang produk² tabungan lain yang layak untuk kita pertimbangkan. Hasilnya pasti nanti saya sajikan di sini.

Catatan Terakhir

- Perbandingan ini mengesampingkan faktor lain seperti jumlah ATM, electronic banking, dan preferensi subyektif lain
- Nantinya akan ada titik persilangan saat hasil bunga 4% dipotong biaya administrasi akan lebih besar dibandingkan hasil bunga 1.5% tanpa biaya. Dari coretan saya, titik itu ada di kisaran Rp 4.5jt. Saat saldo tabungan sudah lebih besar dari ini, silahkan evaluasi ulang produk mana yang akan paling menguntungkan Anda.

ATM, mBanking, i-Bank dan Tariff

Kita termasuk sering terburu-buru dalam mengisi Form Pengajuan Rekening sebuah Bank .. sehingga kita ga membaca detil point-point perjanjian sebagai nasabah .. termasuk juga saya sendiri.

Hal ini sering membuat kita dongkol dan kesel juga, jika tarif layanan tidak kita ketahui dulu dan langsung menggunakannya.

Apalagi jika informasi Tarif layanan tidak disertakan dibrosur maupun di website resminya … parah bener, masak sekedar buat menu FAQ ( pertanyaan yang sering diajukan )  aja kaga sempat.  Sehingga kadang kita kudu membuang banyak pulsa buat sekedar telpon si Customer Service .. itupun jika jawabannya mudah dimengerti .. lah kalo malah kita dimarahin gmana ( biasanya jawab se-enak udel’e ) .. makin Geram juga.

Dalam post ini saya mencoba me-review, 4 Bank di Indonesia .. dari Sisi layanan ATM dan tarif, ini dari sisi pribadi saya  :

  1. BCA
  2. Bank Mandiri
  3. BNI
  4. Bank Muamalat

Sehingga kita dapat memilih yang pas dan berkenan dihati … mohon komentar jika berkenan

Faktor 1 :  Biaya Pengelolaan Rekening

  1. BCA = 10rebu/bulan setiap tanggal 20
  2. Bank Mandiri = 9rebu/bulan setiap awal bulan
  3. BNI = 10rebu/bulan ( sejak agustus/september 2009 )
  4. Bank Muamalat = sejak juli 2009 naik menjadi Rp. 7.500 berapapun saldo-nya ( katanya karena kenaikan biaya ATM bersama )

Faktor 2 : Transfer Antar Rekening di Bank Sama via ATM bank tersebut

  1. BCA = gratis
  2. Bank Mandiri  = gratis ( dengan berita kena Rp. 1.000 )
  3. BNI = seribu/transfer
  4. Bank Muamalat = gratis

Faktor 3 :  Transfer antar Bank Jaringan ATM Bersama

  1. BCA = Tidak tergabung dalam ATM Bersama
  2. Bank Mandiri = 5rebu/transfer
  3. BNI = 5rebu/transfer
  4. Bank Muamalat = 5rebu/transfer

Faktor 4 : Ambil dari ATM bank tersebut

- Semua Gratis

Faktor 5 : Ambil uang dari ATM Bank lain ( ATM Bersama dan Link )

  1. BCA = interchange 25rebu setiap kali tarik
  2. Bank Mandiri = 3rebu
  3. BNI = 3rebu
  4. Bank Muamalat = gratis

Faktor 6 :  Biaya transfer via Setor tunai dari cabang kota lain

  1. BCA = 5rebu setiap setor
  2. Bank Mandiri = gratis
  3. BNI = gratis ( jika bawa buku tabungan dan atau pemilik setor sendiri ), jika orang lain kena Rp. 5.000
  4. Bank Muamalat = gratis

Faktor 7 : Minimum Saldo mengendap tiap bulan di rekening

  1. BCA = 10rebu
  2. Bank Mandiri = 50rebu
  3. BNI = 150rebu
  4. Bank Muamalat = 0 ( nol )

Faktor 8 :  Layanan Internet Banking

  1. BCA = ibank.klikbca.com
  2. Bank Mandiri = ib.bankmandiri.co.id
  3. BNI = ibank.bni.co.id
  4. Bank Muamalat = tidak tersedia

Faktor 9 : Layanan SMS Banking

- Semua ada dengan tarif disertakan pada brosur, untuk Muamalat hanya khusus pengguna Telkomsel.

Faktor 10 : Ketersediaan ATM dimana, Lokasi, Pecahan dan ada duitnya ga

  1. BCA = cabang pembantu, mall ( walau kadang didalam mall, jadi kaga 24jam ), didaerah sering pecahan 100rebu biar orang males ambil, jadi kaga usaha maintenance
  2. Bank Mandiri = cabang pembantu, mall ( walau kadang didalam mall ), sering menolak kartu ATM Muamalat,  SPBU dan Drive Thru ( sering error ini mah )
  3. BNI = cabang pembantu, mall ( walau kadang didalam mall ),  SPBU
  4. Bank Muamalat = bisa ambil via ATM Bersama

ini hanya sekedar informasi, jadi tetep merujuk ke website resmi masing-masing bank ..

* last update 28 Oktober 2009

Biaya Rekening Bank

Sebelumnya aku udah nulis disini mengenai layanan 4 bank … sekarang saya mencoba membahas 5 bank  .. berhubung saya sendiri menggunakannya, berikut ke-5 bank tersebut :

  • Bank Bukopin
  • BCA
  • Bank Mandiri
  • BNI
  • Bank Muamalat

Hal ini mengenai

  • Biaya pemeliharaan
  • Biaya Rekening Pasif
  • Biaya jika dibawah Saldo minimal perbulan
  • Minimal Saldo bebas biaya penalti
  • Total biaya = pemeliharaan rekening + jika rekening pasif + dibawah saldo minimal

Mengapa?

Biar kita tahu saja .. berhubung skalian crosscheck iklan dan pamflet dari Bank .. skalian intip saja ke website bank tersebut .. skalian update informasi .. aku sendiri melihat dari printout buku tabungan dan history saldo via internet-banking

Oke …

FYI : semua dalam kondisi basic rekening ( rekening biasa ) dan dari pengalaman aku sebagai nasabah

Qta mulai sekarang

Faktor 1 : Biaya Pemeliharaan Rekening

  1. Bank Bukopin : 6rebu/bulan setiap tanggal 15
  2. BCA : 10rebu/bulan tiap tengah bulan ( tanggal 16-20 )
  3. Bank Mandiri : 9rebu/bulan tiap tanggal 1
  4. BNI : 10rebu/bulan tiap tanggal 1 ( sejak agustus/september 2009 )
  5. Bank Muamalat : sejak juli 2009 berapapun saldo kena Rp. 7.500 ( katanya karena kenaikan biaya ATM bersama )

Faktor 2 : Biaya Rekening Pasif

  1. Bank Bukopin :  .. info tidak ada
  2. BCA :  …  info tidak ada
  3. Bank Mandiri :  selama 3 bulan dibawah 50rebu akan kena charge 5rebu pada bulan ke-3 dari sejak posisi saldo dibawah 50rebu .. kalo ndak di isi = habis .. busyet
  4. BNI :  masih belum kenal penalti, saldo masih diatas 150rebu/bulan .. info tidak ada
  5. Bank Muamalat :  mungkin tidak mengenal rekening pasif, soalnya saldo pernah nol = kosong … hehehe

Faktor 3 : Biaya jika dibawah Saldo minimal perbulan

  1. Bank Bukopin : saldo minimal 50rebu .. lihat posisi printout tidak pernah kena penalti, karena saldo masih diatas 50rebu perbulannya .. info juga belum ditemukan
  2. BCA : saldo minimal 10rebu, belum kena penalti karena selalu masih lebih dari 10rebu selama ini :D .. belum pernah kena
  3. Bank Mandiri : saldo dibawah 50rebu kena charge 5rebu/bulan sampai saldo habis = busyet …
  4. BNI : saldo dibawah 150rebu kena Rp. 5.000/bulan sampai saldo habis = tinggi amat minimal saldo-nya. Palagi BNI kan resmi buat mahasiswa negeri, kasihan kalo kena ( sejak agustus/september 2009 )
  5. Bank Muamalat : tidak ada saldo minimal, bisa Rp. O ( nol ) .. cuman dipotong menjadi Rp. 7.500/bulan

Faktor 4 : Minimal Saldo bebas penalti

  1. Bank Bukopin : 56rebu .. 6 rebu buat dipotong biaya pemeliharaan
  2. BCA : 20rebu .. 10rebu buat dipotong biaya pemeliharaan
  3. Bank Mandiri : 60rebu .. 9 rebu buat dipotong biaya pemeliharaan
  4. BNI : 160rebu .. 9 rebu buat dipotong biaya pemeliharaan
  5. Bank Muamalat : Rp. 7.500/bulan buat biaya pemeliharaan sejak juli 2009

Faktor 5 :  Total biaya = pemeliharaan rekening + jika rekening pasif + dibawah saldo minimal

  1. Bank Bukopin : selama ini cukup 6rebu/bulan .. karena ndak kena penalti apapun
  2. BCA : selama ini cukup 10rebu/bulan .. karena ndak kena penalti apapun
  3. Bank Mandiri : pernah kena penalti rekening pasif  .. total biaya = 9rebu + 5rebu =  14rebu.
  4. BNI : pernah kena penalti saldo dibawah 150rebu .. total biaya = 9rebu + 2.500 = 11.500
  5. Bank Muamalat : Rp. 7.500/bulan sejak juli 2009

:o  Silakan Anda menilai sendiri, jangan lupa untuk crosschek posisi saldo .. barangkali ada biaya laen-laen yang mengelembung dan saldo ada berkurang banyak

*last update 28 Oktober 2009